Siraman Rohani

Pdt. Banner Siburian, Mth

Rohaniawan




Perkataan Hidup dan Kekal
Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi ? PerkataanMu adalah perkataan hidup yang kekal (Yohanes 6:68b).

Saudaraku yang kekasih ! Sepintas, Mengikut Yesus itu sangatlah mudah. Namun, hidup sebagai murid Yesus bukanlah hanya mengikutiNya begitu saja, melainkan dituntut penyerahan diri secara total tanpa syarat dan tanpa kompromi.

Faktanya, ketika berbicara tentang menyangkal diri dan memikul salib, mengikut Yesus menjadi sebuah tindakan yang tidak mudah. Di antara orang banyak yang mengikut Yesus, banyak dari mereka mengundurkan diri. Nah ! Saat orang makin berkurang mengikut Yesus, Dia berpaling kepada para muridNya dan bertanya: “Apakah kamu tidak mau pergi juga” (ayat 67) ? Pertanyaan itu terbuka untuk disikapi. Yesus tidak memaksa mereka tinggal atau pergi. Yesus mengajak mereka untuk menentukan sikap. Saudaraku ! Ibarat membuka botol minuman ber-gas, saat tutup botolnya dibuka, busa sodanya akan mencuat keluar dengan cepat dan segera pula susut menghilang.

Analoginya, banyak orang begitu semangat pada awalnya, namun merosotnya juga sangat cepat. Banyak orang di gereja yang semangatnya tinggi dan sangat aktif, namun bisa juga segera merosot dan hilang dari peredaran. Namun, Petrus malah menjawab Yesus dengan bertanya: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi ? PerkataanMu adalah perkataan hidup yang kekal”. Bila kita memiliki pergumulan hidup oleh karena mengikut Yesus, marilah kita tidak meninggalkan Tuhan Yesus.

Tetaplah setia dan percaya kepadaNya, sebab FirmanNya adalah hidup yang kekal. Iman yang sejati selalu dimulai dengan penghancuran ego diri sendiri. Di luar Kristus kita tidak dapat berbuat apa-apa. Tuhan itu adalah satu-satunya yang kita perlukan dan miliki. Inilah kesukaan terbesar dalam hidup kita manusia. Amin !





LAINNYA TERKINI
GALERY ACARA


CONTACT US